Selamat Tinggal Papan Ketik dan Keypad

Assalamualaykum sohib Adz dzikr! Gimana kabarnya kalian semua? By the way, ente-ente semua pasti dah tau istilah Touch Screen kan? Kalau nggak tau itu namanya terlalu! Touch Screen tu ya Layar Sentuh. Nah, sekarang dah pada tau kan? Layar sentuh sekarang bukan suatu yang asing lagi bagi kita. mulai dari handphone sampai mesin ATM banyak yang sudah pake teknologi Touch Screen ini. Dengan layar sentuh lebih memudahkan kita untuk menginput data hanya dengan menyentuh layarnya, tanpa harus menggunakan papan ketik, tombol, atau keypad.

Menurut Bill Buxton, peneliti di Microsoft Research, teknologi layar sentuh sebenarnya sudah ada sejak zaman tahun 1980. Namun ada satu masalah yaitu bagaimana layar dapat menerima sentuhan jari dengan baik disemua bidang layar.

Akhirnya, sekitarnya tahun 2000 Jeff Han-konsultan ilmu komputer di New York University (NYU), sekaligus pendiri Perceptive pixel dapat mengatasi masalah itu, yaitu dengan membuat teknologi multi sentuh.

Awalnya nih, Pak Han menggunakan resolusi tinggi yang digunakan mesin ATM. Tapi sistem ini masih ada kelemahan, karena layar sentuh ini sudah membakukan titik-titik yang akan disentuh. Sementara untuk layar yang diinginkanya; jari bergerak secara acak sehingga membutuhkan kabel di belakang layar.

Akhirnya, Pak Han menggunakan selembar akrilik polos sebagai pemandu gelombang. Intinya membuat pipa untuk gelombang cahaya. Cara kerja layar sentuh tersebut, yatiu sebuah proyektor mengirimkan sebuah citra melalui selembar akrilik yang menghadap ke pengguna. Ketika jari menyentuh permukaan sinar infra merah yang dihasilkan dari lampu LED yang berada di dalam layar berhamburan dan kembali ke sensor. Piranti lunak yang ada menafsirkan data ketika jari bergerak.

Layar multi sentuh ini dapat menerima 10 atau lebih masukan data dari tempat berbeda secara bersamaan. Misalnya, sebanyak 10 video atau lebih diputar secara bersamaan tanpa adanya gangguan. Untuk berpindah ke beberapa menu tinggal mengetuk layar dua kali.

Selama pengembangan layar sentuh ini ditemukan bahwa besarnya tekanan dapat mempengaruhi kerja layar. oleh karena itu ia menambahkan lapisan tipis polimer diatas layar akrilik. Ketika layar ditekan dengan keras, lapisan polimer akan melenturkan sehingga pancaran cahaya infra merah menjadi lebih kontras.

Keunggulan layar ini adalah bisa membuat banyak orang bekerja bersama-sama dalam suatu kegiatan kompleks dan tidak terikat lagi dengan papan ketik. Tinggal memakai papan ketik virtual yang ditampilkan di layar, dan semuanya menjadi praktis.

sai adz-dzikr

Share this:

ABOUT THE AUTHOR

Adz-Dzikr (pemberi peringatan) merupakan salah satu dari nama lain Al-Qur'an. Allah menyebut nama Adz Dzikr diantaranya dalam surat Al Hijr (yang artinya): “Sesungguhnya Kami-lah yang menurunkan Adz-Dzikr, dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya” (QS.Al-Hijr/15:9). Adz-Dzikr juga merupakan asal-usul kata dzikir yang menurut syariat Islam berarti mengingat Allah SWT.

2 komentar:

  1. walah2 buagussssss banget !!

    ReplyDelete
  2. klo mind screen ada ga..? jadi ga sah sentuh2 sgala... langsung pikir gitu... klo ga ada ikhwah buat dong ! hehe...
    \
    ARTIKELNYA DAH BAGUS ABIZZZ DEH... ILMU YG BERMANFAAT NIH

    ReplyDelete